
Suara derap langkah yang seragam, tatapan mata yang penuh fokus, dan semangat membara mewarnai lapangan SMP Islam Al Azhar 36. Pada 4-5 September 2025, seluruh murid kelas 7 mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) yang bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah kawah candradimuka untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan. Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena para murid mendapatkan gemblengan langsung dari para profesional andal, yaitu TNI Kodam III Siliwangi.

Selama dua hari penuh, para murid diajarkan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang jabatan, melainkan tentang karakter. Sesi pertama dibuka dengan pemaparan tentang kedisiplinan, sebuah fondasi utama yang dibawakan langsung oleh perwira TNI dengan gaya yang lugas namun mudah dipahami. Mereka tidak hanya menjelaskan pentingnya menghargai waktu dan aturan, tetapi juga mengaitkan hal tersebut dengan kesuksesan di sekolah, di rumah, bahkan kelak di dunia kerja.

Antusiasme murid semakin memuncak saat memasuki sesi Peraturan Baris Berbaris (PBB). Di bawah teriknya matahari, para prajurit TNI dengan sabar membimbing mereka untuk menyatukan gerakan, membangun kekompakan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif. Setiap gerakan, mulai dari sikap sempurna hingga hormat, diajarkan dengan presisi. Momen ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya sinergi dan koordinasi dalam sebuah tim.

Tak hanya fisik, LDKM ini juga mengasah kemampuan nalar dan komunikasi para murid. Sesi adu debat menjadi ajang pembuktian bahwa mereka mampu berpikir kritis, menyusun argumen, dan menyampaikan pendapat dengan lugas. Dengan bimbingan dari para pemateri, mereka belajar bahwa perbedaan pandangan bukanlah halangan, melainkan justru memperkaya perspektif.

Di akhir kegiatan, wajah-wajah letih para murid berubah menjadi senyum bangga. Mereka tidak hanya membawa pulang sertifikat, tetapi juga bekal berharga yang akan menempa mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan. LDKM SMP Islam Al Azhar 36 ini membuktikan bahwa menumbuhkan jiwa kepemimpinan harus dimulai sejak dini, dan kemitraan dengan TNI adalah langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat dan tak tergoyahkan.