SMP Islam Al Azhar 36 Bandung telah melaksakan kegiatan Tarhib ramadan sebagai salah satu program kegiatan untuk mempersiapkan murid, guru dan karyawan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 26 Februari 2025. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H diantaranya pawai tarhib mengelilingi lingkungan sekitar sekolah, display kelas nuansa ramadan, membuat video dan poster ucapan menyambut ramadan, ceramah Islami, ditutup dengan botram makan bersama-sama.
Secara kebahasaan, tarhib (تَرْهِيبٌ) berasal dari bahasa Arab yang berarti menyambut dengan penuh antusias atau memberi peringatan. Kata ini berasal dari akar kata rahhaba (رَحَّبَ) yang berarti menyambut atau memuliakan. Dalam konteks Islam, tarhib sering diartikan sebagai penyambutan yang penuh kegembiraan dan persiapan dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
Dalam kajian bahasa Arab, tarhib juga memiliki makna lain yang berkaitan dengan peringatan atau ancaman, biasanya dalam konteks targhib wa tarhib (التَّرْغِيبُ وَالتَّرْهِيبُ), yaitu metode dakwah yang menggabungkan motivasi (targhib) dengan peringatan (tarhib). Namun, dalam konteks Ramadan, tarhib lebih mengarah pada makna penyambutan dengan suka cita.
Selain kegiatan tarhib ramadan yang sudah dilakukan di sekolah, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadan, banyak hal yang harus dipersiapkan umat islam agar kita dapat produktif selama bulan Ramadan dan dapat menjalankan ibadah-badah di bulan Ramadan secara berkualitas. Seperti yang kita ketahui bahwa bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan memperbaiki diri. Bagi para remaja, menjalani Ramadan dengan baik memerlukan persiapan yang matang agar tetap bisa beribadah dengan optimal tanpa mengabaikan aktivitas lainnya.
Berikut adalah beberapa langkah persiapan dalam menyambut Ramadan bagi remaja:
A. Persiapan Spiritual
Sebelum memasuki Ramadan, penting bagi setiap Muslim untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:
- Mengistiqomahkan shalat sunnah dan tadarus Al-Qur’an.
- Memperbanyak doa dan dzikir agar hati lebih tenang dan siap menyambut Ramadan.
- Memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan.
- Membiasakan diri dengan puasa sunnah untuk melatih fisik dan mental.
Manajemen Waktu yang Baik
Sebagai remaja, membagi waktu antara ibadah, sekolah, dan aktivitas lainnya sangat penting selama Ramadan. Beberapa cara yang dapat diterapkan:
- Mengurangi intensitas waktu bermain gadget yang kurang bermanfaat.
- Membuat jadwal harian yang mencakup waktu ibadah, belajar, dan istirahat.
- Menghindari begadang agar tetap memiliki energi untuk beraktivitas di siang hari.
- Menggunakan waktu luang untuk hal-hal bermanfaat seperti menghafal Al-Qur’an atau membaca buku islami.
- Menyelesaikan tugas sekolah lebih awal agar tidak menumpuk menjelang waktu berbuka atau sahur.
Persiapan Fisik yang Sehat
Menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh memerlukan kondisi tubuh yang prima. Oleh karena itu, persiapan fisik sangat penting, seperti:
- Rajin berolahraga secara teratur sesuai kemampuan tubuh.
- Mengatur pola makan sehat dengan konsumsi makanan bergizi dan seimbang.